Friday, November 25, 2016

Pengertian Sistem Enterprise Resource Planning (ERP)

Enterprise Resource Planning atau yang lebih dikenal dengan sebutan (ERP) merupakan singkatan dari tiga elemen kata Enterprise (Perusahaan/Organisasi), Resource (Sumber Daya), Planning (Perencanaan). Tiga kata tersebut mencerminkan sebuah konsep yang berujung pada kata kerja yaitu Planning. Dengan demikian, berarti ERP menekankan kepada aspek perencanaan. Integrasi konsep sistem ERP berhubungan dengan interpretasi sebagai berikut :

  • Menghubungkan antara berbagai aliran proses bisnis
  • Metode dan teknik berkomunikasi
  • Keselarasan dan sinkronisasi operasi bisnis
  • Koordinasi operasi bisnis
Sistem Infromasi setiap perusahaan atau organisasi yang terplanning dalam pelaksanaan aktifitasnya. Untuk itu, mewujudkan operasionalnya, sebuah perusahaan membutuhkan sebuah sistem untuk mempermudah mewujudkan visi misi perusahaan/organisasi tersebut, Salah satunya Sistem ERP, yang dapat dikatakan sebagai back bone dalam mendukung sistem operasional yang dapat mempengaruhi kemampuan kompetitif perusahaan.
erp-system
Jadi Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan, yaitu berupa paket aplikasi program terintegrasi dan multi modul yang dirancang untuk melayani dan mendukung berbagai fungsi dalam perusahaan, sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan dapat memberikan pelayanan lebih bagi konsumen, yang akhirnya dapat menghasilkan nilai tambah dan memberikan keuntungan maksimal bagi semua pihak yang berkepentingan (stake holder) atas perusahaan.

Sistem ERP merupakan suatu aplikasi bisnis yang terpadu dengan keterkaitan yang lintas fungsi bisnis. Terdiri dari modul-modul seperti

  • Modul General Ledger Accounting
  • Modul Account Payable
  • Modul Account Receivable
  • Modul Material Requirement Planning
  • Modul Order Management
  • Modul Inventory Control
  • Modul Human Resources Management

Peranan system ERP bagi suatu Organisasi akan terciptanya cara kerja yang lebih efektif dan efisien, yaitu dengan mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja. Hal ini ditandai dengan peranan fungsi tingkatan manajerial tidak lagi disibukan untuk pencarian data dan informasi untuk penyusunan laporan-laporan, tetapi peranan tingkatan manajerial lebih memanfaatkan berbagai informasi yang telah tersedia dalam system ERP, sehingga fungsi tingkatan manajerial lebih dioptimalkan dengan memberikan ide-ide dan inovasi untuk pengambilan keputusan strategis bagi Perusahaan untuk jangka pendek bahkan jangka panjang.

Contoh aplikasi ERP
  1. SYSTEM APPLICATION AND PRODUCT IN DATA PROCESSING (SAP).
  2. ORACLE E-BUSINESS SUITE SPECIAL EDITION (EBS-SE).
  3. MICROSOFT DYNAMICS


EmoticonEmoticon