Sunday, June 18, 2017

Tips SEO - Black Hat SEO dan White Hat SEO

pengertian-black-white-seo
Teknik SEO dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu:

  • Black hat SEO - Teknik ini juga dikenal sebagai spamdexing, dimana teknik ini tidak di setujui oleh search engine. Teknik ini tidak disarankan untuk dilakukan karena akan merugikan diri sendiri.
  • White hat SEO - Teknik yang direkomendasikan oleh search engine  sebagai bagian dari desain yang bagus.


Black Hat or Spamdexing


Dalam SEO, teknik Black hat atau Spamdexing memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Cloaking - salah satu teknik yang digunakan untuk membohongi search engine, apabila yang dideteksi adalah robot search engine, maka akan diarahkan ke halaman yang relevan. Namun jika pengunjungnya merupakan manusia, maka diarahkan ke halaman lainnya. Biasanya sih teknik ini digunakan oleh pemilik website pornografi atau website download untuk membawa pengunjung ke halaman yang tertentu. Namun resikonya juga besar sekali, apabila terdeteksi, maka website akan langsung ditendang dari halaman pertama. Begitu pula dengan halaman lain dari domain yang sama
  • Menggunakan teks tersembunyi atau tak terlihat atau dengan warna latar belakang halaman, menggunakan ukuran huruf kecil atau menyembunyikannya dalam kode HTML seperti bagian "no frame" di html
  • Metatag stuffing - Mengulangi kata kunci dalam meta tag, dan menggunakan kata kunci yang tidak terkait dengan konten situs web. contohnya : "sistem informasi, sistem informasi, sistem informasi"
  • Keyword stuffing - Menghitung penempatan kata kunci dalam halaman untuk meningkatkan jumlah kata kunci, variasi, dan kepadatan halaman. teknik black hat yang satu ini banyak digunakan, tapi teknik ini sudah tidak bisa digunakan lagi setelah Google mengupdate algoritmanya.
  • Doorway atau Gateway Pages - Membuat halaman dengan konten yang sedikit namun mengandung keyword yang sangat banyak dan kata-kata yang mirip dengan keyword, contoh: "seo black hat, seo hat black, black hat seo dll"
  • Page hijacking - Mengkopi content orang lain yang menampilkan konten yang mirip dengan aslinya (mengedit bebearapa kata).
  • Article Spinning - sama seperti page hijacking namun article spinning biasanya mengunakan sebuah software / aplikasi khusus untuk mengacak kata-kata yang sudah dimasukan sebelumnya.

Baca Juga: Pengertian Search Engine Optimization (SEO)

Jauhi teknik SEO Black Hat untuk meningkatkan rating website anda karena terlalu beresiko. Search engine seperti google sudah sangat pintar, dapat mendeteksi teknik SEO Black hat, dan apabila anda sudah terdeteksi sebagai Black Hat SEO website anda akan deindex / dihilangkan oleh search engine, dan salah satu untuk menaikan rangking website anda hanya tergantung dari social media.

White Hat SEO

Taktik SEO dianggap sebagai White Hat jika memiliki fitur sebagai berikut:

  • Sesuai dengan pedoman mesin pencari.
  • Tidak melibatkan penipuan apapun atau melakukan Black hat SEO.
  • Memastikan bahwa konten yang diindeks oleh indeks search engine adalah konten yang sama yang akan dilihat pengguna.
  • Memastikan bahwa konten halaman web seharusnya dibuat untuk pengguna dan tidak hanya untuk search engine.
  • Memastikan kualitas halaman web yang baik.

Selalu ikuti taktik White Hat SEO dan jangan coba-coba membodohi pengunjung situs Anda. "Jujurlah dan percaya bahwa hasil tidak akan menghianati sebuah usaha"

Baca Juga: Tips Menjadi SEO Spesialist

Contoh Black Hat dan White Hat SEO


Berikut adalah beberapa contoh perbedaan teknik Black hat dan white hat yang dikutip dari website designhammercom:

1. Keyword yang tidak sesuai

SEO Black hat : Tom cruise akan mengakses website sistem-informasi.xyz jika membutuhkan
SEO White hat : sistem-infromasi.xyz merupakan sebuah website untuk belajar tentang sistem informasi

2. Keyword Stacking dan Keyword Stuffing

SEO Black hat : seo black hat seo black hat seo black hat
SEO White hat : Seo black hat tidak baik digunakan karena dapat merusak peringkat website itu sendiri

3. Teks Kecil, Teks Tersembunyi, dan Link Tersembunyi

4. Cloaking

SEO Black hat : user search "cd musik" , pada hasil pencarian yang muncul cd musik band, namun pada saat diklik masuk ke halaman website celana dalam
SEO White hat : user search "cd musik" , pada hasil pencarian yang muncul cd musik band, dan saat di klik masuk ke halaman toko cd.

5. Doorway Pages atau Gateway Pages

SEO Black hat : halaman produsen gula, yang berisi keyword bermacam gula namun sedikit konten yang terkait, yang menggunakan JavaScript atau refresh tag untuk mengalihkan pengunjung ke halaman terpisah dan berpotensi tidak terkait.
SEO White hat : halamn produse gula yang berisi tentang kelebihan dan kekurangan gula untuk dikonsumsi

6. Duplicate Content or Mirror Site

SEO Black hat : mengkopy halaman website orang lain dengan mengubah beberapa kata agar terlihat tidak sama persis
SEO White hat : merewrite dengan gaya penulisan kita sendiri

7. Spam Blogs atau comment spam

SEO Black hat : "nice artikel gan, jangan lupa visit balik"
SEO White hat : komentar sesuai dengan isi artikel tersebut

8. Spam Ping

SEO Black hat : ping menggunakan website yang menyediakan ratusan alamat untuk ping
SEO White hat : ping menggunakan website ping google https://www.google.com/webmasters/tools/submit-url

9. Link Farms

10. Typosquatting atau URL Hijacking

SEO Black hat : membuat domain baru dengan membedakan 1 huruf dengan domain yang sudah terkenal contoh: faceboouk.com, googlo.com dll
SEO White hat : membuat domain baru yang sesuai dengan meta tag

Berikut adalah Tips SEO tentang Black hat dan White hat SEO. Silahkan anda memilih jalur anda sendiri, namun disarankan untuk selalu memilih White hat SEO karena itu merupakan salah satu teknik ter aman dalam mengoptimasi sebuah website. Semoga bermanfaat!


EmoticonEmoticon